Amati Perkembangan Anak di Tahun Keduanya

Apa saja yang si kecil lakukan pada tahun kedua pertumbuhannya?, Anda bisa menyimaknya seperti yang dikutip dari situs webMD :

1. Berjalan Sendiri

Salah satu hal yang paling mendebarkan adalah ketika anak Anda mencoba berjalan. Pada usia dua tahun, ia mulai berjalan tanpa bantuan meskipun dengan jalan yang masih terhuyung. Sebagian besar anak memulai berjalan pada usia sekitar 9 sampai 17 bulan. Rata-rata usia belajar berjalan sekitar 14 bulan. Jadi, jangan hentikan mereka saat itu untuk berjalan.

2. Berlari

Mereka mulai mengejar sesuatu. Sekitar 6 bulan setelah “uji coba perdana” mereka belajar berjalan, dia akan mencoba berlari mengejar sesuatu yang ia lihat.

3. Memanjat

Sebagian orang tua segera mengangkat anaknya yang mencoba memanjat peralatan furniture dirumah. Tanpa Anda sadari, ini adalah langkah yang harus Anda perhatikan. Sementara usia anak ketika mulai memanjat sofa, atau mencoba keluar dari baby-box sangat bervariatif. Anda cukup memerhatikan tingkahnya, jika membahayakan segera lindungi dia.

Baca Juga :  Tips Membentuk Anak Rendah Hati

4. Menendang bola

Menendang bola mungkin terlihat mudah, tapi untuk anak Anda yang baru masuk di tahun keduanya membutuhkan keahlian yang kompleks. Anak Anda membutuhkan koordinasi antara kaki untuk menendang, dan berpikir mengenai sebab akibat dari menendang bola.

Untuk anak yang lebih tua, dapat membuat hubungannya sendiri. Jika ketika ia menendang bola, maka bola tersebut berguling atau memantul, maka ia akan meletakkan mainan kesayangannya untuk kemudian menendangnya. Diam-diam dia akan memerhatikan, apakah mainan yang ditendangnya akan berguling juga?

5. Mencoret

Masih terlalu dini untuk menebak-nebak bahwa anak Anda akan menjadi pelukis atau penulis di masa mendatang melalui coretan pertamanya, namuan jadikan coreta-coretan “kusut”nya berharga bagi Anda. Selama tahun kedua, anak meningkatkan kontrolnya terhadap otot-otot kecil di lengan dan jari mereka. Hal ini akan membantu anak Anda mencoret-coret dengan krayon atau makan dengan sendoknya.

Baca Juga :  Cara Efektif Membantu Anak Merasa Bahagia, Percaya diri, dan Sukses.

6. Bermain Meyakinkan

Diantara usia 18-24 bulan, perubahan pada jaringan otaknya mengarah pada hal penting seiring pertumbuhan si kecil. Mungkin kadang Anda menemukan anak Anda sedang menyuapi boneka mainannya, atau berbicara dengan handphone mainannya.

7. Cuap-cuap

Mengoceh bisa jadi salah satu bentuk pilihan bahasa anak Anda, tapi Anda bisa mendengar beberapa kata “sungguhan” ketika ia mulai beranjak 15-18 bulan. Diantara usia 18-24 bulan, perkembangan kosakata anak Anda mulai terlihat, seperti “tidak” atau “ini apa?“. Dan pada usia 2 tahun, Anda mungkin akan mendengar beberapa kalimat pendek.

8. Bermain dengan teman

Biarkan ia berinteraksi. Pada akhir tahun kedua, anak Anda akan menunjukkan ketertarikannya akan lingkungan sekitar.

MARI DISKUSI

Please enter your comment!
Please enter your name here