Bolehkah Berbohong Pada Anak?

Bolehkah Berbohong Pada Anak?

Ada kalanya kita tidak mengatakan kebenaran pada si kecil. Tidak apa-apa, asal kita melakukan dengan tepat.

Beberapa tahun yang lalu, saat berada di supermarket untuk membeli susu dan sereal, saya membeli celana dalam bergambar pahlawan favorit untuk Jack (4 tahun). Untuk saya sendiri, sepasang kaus kaki polkadot, mengingat semua yang ada di rumah sudah belubang.

Namun ada sesuatu yang mengganjal hati saat membuka pintu rumah. Benar saja, saya lupa tidak membelikan apa-apa untuk Anne, anak perempuan saya.

Begitu sampai di rumah, Jack langsung membuka bungkusan celana dalam barunya dan memamerkannya ke semua orang di rumah. Semetara itu, Anne memndang saya seperti ingin bertanya, “ Oleh-oleh untuk saya mana?” Saya langsung memberikan kepadanya sepasang kaus kaki polkadot yang saya beli, “ Ini kaos kaki untukmu, Lucu kan ?”

Walaupun hal ini dapat menenangkannya, tapi saya tahu hal ini salah. Seorang ibu seharusnya tidak bohong pada anaknya. Tapi tentu saja di kehidupan nyata, kita kerap kali melakukannya. Apakah kebohongan kita membahayakan atau tergantung dari bagaimana dan kapan kita melakukannya.

White Lies

Bagaimana kita membenarkannya? Siapapun yang ingin seharian penuh tanpa menghadapi kerewelan, pasti akan mengeti mengapa mengatakan sedikit kata lebih baik daripada mengungkapkan kebenaran. “ Terkadang seorang mama harus mempunyai kata-kata lain untuk diucapkan pada anaknya,” ujarvDeb Widner-Cannon, ibu dari lima anak di Colombus, ohio.

Hal ini tidak apa-apa jika : White lies dapat menjadi cara crdas untuk mengatakan tidak. Saat putri dari Kate Taylor (3 tahun) mencium aroma cokelat dari wajahnya, Kate mengatakan bahwa ini adalah krim malamnya. Para ahli setuju akan apa yang dilakukan Kate untuk menutp kebenaran pada situasi ini, karena hal ini tidak menyakiti si kecil. Lagipula belum tentu si kecil menyadarinya. Saat putrinya yang masih balita, Chelsea, mengira truk es krim hanyalah “ truk musik “.

“ Kami tidak membenarkannya, tapi juga tidak mengoreksinya “, kata mamanya. “ Hingga pada suatu saat tetangga kami membelikannya es krim. Dengan wajah berseri-seri, Chesea berkata kepada kami, “ Mama, supir truk musik itu sekarang mulai berjualan es krim, ide yang bagus bukan ? Saya hanya menyetujuinya saja, “ kat wadner.

Kekurangannya : Terlalu sering berbohong membuat Anda akan cenderung terus melakukannya saat kepepet. Jadi bagaimna seharusnya ? Pengarahan, terlebih pada balita. Jelaskan saja kenapa segalanya tidak selalu berjalan sesuai keinginan mereka dan arahkan untuk menyukai kegiatan lain.

Kebohongan Sosial

Bagaimana kita membenarkannya? : Karena kita tidak ingin si kecil menyakiti hati orang lain. Saya selalu mendorong si kecil untuk tidak mengatakan hal negatif kepada orang lain,” kata Gamin Sumers, ibu lima anak dari Flagstaff, Arizona.

“ Contohnya, saat kakak memberikan batu untuk ulang tahunmu katakan “ Terima kasih hadiahnya Kak”, daripada : “ Kakak aneh deh, kenapa kasih aku batu ?”. Memang tak selalu berhasil, tapi selalu berpikir positif adalh pelajaran yang baik utuk masa depannya.”

HAL INI TIDAK APA-APA JIKA : “ Boleh digunakan untuk besosialisasi, untuk mengajarkan sopan santun pada si kecil,” ujar Michael Lewis Ph.D., Direktur Robert Wood Johnson Medical School, New Jersey. “ Jadi memang ada beberapa aturan sosial yang perlu diajarkan dan perlu dia tahu.” Tambahnya.

Kekurangannya : Anda ingin ai kecil belajar perbedaan antara harus menjadi sopan dan sangat sopan sampai dia tidak dapat mengatakan keinginannya. Saat berusia 4 tahun, Annie menangis di rumah mainannya, sebelum akhirnya punya kebranian untuk mengatakan pada mamanya dia tidak menyukai roti isi selai kacang dan strawberry yang biasa dibuatkan.

Berbohong Pada Anak

Kebohongan Dongeng

Bagaimana kita membenarkannya? : Salah satu kesenangan dari menjadi mama adalah menyadari sekaligus menghargai kenang-kenangan masa kecil kita yang berarti membuka hadiah Natal dari Santa Claus atau menemukan uang dari peri gigi di bawah bantal, tradisi-tradisi yang cenderung telah dilupakan.

Hal ini tidak apa-apa jika : Saya belum menemukan mama lain atau ahli lain yangg berpendapat hal ini berbahaya bagi si kecil. Anda harus nengakui : tidak ada yang ebih menyenangkan daripada melihat wajah si kecil saat dia mendapat kejutan. Apakah itu di bawah bantal ataupun di atas pohon.

Kekurangannya : Tidak ada. Lambat laun, saat usia sekolah dan seiring berjalannya waktu, anak-anak akan menyadari perbedaan dari berbohing dan berpura-pura. Namun apakah Anda harus menceritakan kebenarannya saat mereka mereka mulai bertanya ? Tergantung.

Terkadang anak usia 5-6 tahun hanya mencari pembenaran. Mereka tidak mau berhenti percaya, bahkan bila temannya sudah mengejeknya. Namun apabila dia mengajukan pertanyaan yang spesifik ( seperti : “ Apakah mama menaruh uang di bawah bantalku?’) atau berteriak marah (“ Aku melihat Mama menaruh hadiah di kaus kakiku ?”), mungkin ini adalah saat yang tepat untuk menjelaskan kebenarannya.

Kebohongan Yang Melindungi

Bagaimana kita membenarkannya? : Karena anak kecil tidak dapat mengerti situasi yang membingungkan dan menakutkan. Saat anak Jennifer yang berusia 3 tahun bertanya, “ Mama. Apakah kau akna bersamaku selamanya ?” jawabannya selalu y. “ Secara tidak langsung, itu memang benar. Saya akan selalu ada dalam hatinya. Namun saya juga mengerti anak usia 3 tahun belum dapat menerima sesuatu yang abstrak,” ujarnya.

Ada lagi pertanyaaan menakutkan yang sering diajukan anak, “ Mama, siapa anak kesayanganmu ?” Pastinya kita akan langsung menjawab, “ Mama sayang sekali sama semuanya.” Sebagai seorang mama, kita tahu hal ini benar. Namun kita juga mengerti, jika kita benar-benar jujur, akan ada satu anak yang mempunyai ikatan khusus dengan kita.

Baca Juga :  Tips Membentuk Anak Rendah Hati

Hal ini tidak apa-apa jika : Pada dasarnya, anak-anaknya tidak mengerti konsep kematian, Jadi, jangan merasa bersalah karena berbohong pada mereka. Anda hanya akan membuatnya takut apabila berusaha menjelaskan siklus kehidupan padanya.

Mengenai siapa yang menjadi anak kesayangan, Anda akan lebih menghancurkan hati si kecil bila berkata jujur Dengan mengatakan Anda mempunyai anak kesayangan, akan langsung menghancurkan hubungan Anda denannya. Ini adalah salah satu kebohongan yang tak akan pernah kita akui.

Kekurangannya : Ini adalah satu kebohongan untuk melindungi si kecil dari kebenaran yang tidak mereka mengerti. Jangan pernah tidak menghiraukan apa yang dirasakan anak untuk hal-hal penting seperti masalah perceraian atau sakit keras.

Penelitian dari Santa Barbara University menemukan fakta bahwa anak usia sekolah yang ditanya kebohongan apa yang pernah dikatakan pada mereka, menjawab : Saat masih kanak-kanak, orang tua tidak memberitahu mereka tentang berita kematian dalam keluarga.

Rangkuman Cerita Tambahan

Anda hanya perlu memastikan kejujuran Anda sesuai dengan usia si kecil. Saat istri dari Bernard Wolfson didiagnosa menderita kanker payudara, dia tahu tidak dapat menyangkal situasi yang ada.

Sementara Caaroline (2 tahun) hanyatahu mamanya sakit, tidak begitu dengan kakaknya Oliver (5 tahun). Ia merasa perlu tahu mengapa pengobatan yang diberikan sepertinya membuat tubuh mamanya bertambah rapuh.

Keduanya membutuhkan suatu jaminan dan perasaan yakin bahwa ayahnya tidak akan meninggalkan mereka. “ Terlebih anak yang lebih kecil akan merasasangat tidak berdaya dalam situasi seperti ini,” kata Wolfson.

“ Kami tidak pernah merasa perlu membicarakannya, namun ternyata dengan cara ini kami mengajarkan pada anak untuk memperkirakan keadaan,” ujarnya.

Saat mereka sudah bertambah besar, Anda pasti ingin mereka selalu jujur pada orang tuanya. Bila begitu, Andapun harus mulai berkata jujur pada mereka.

MARI DISKUSI

Please enter your comment!
Please enter your name here