Halusinasi: Penyebab dan Penjelasan

Halusinasi: Penyebab dan Penjelasan

Halusinasi pada dasarnya melibatkan panca indra kita seperti melihat, mendengar, meraba, mengecap, atau mencium bau sesuatu yang tampak nyata tetapi sebenarnya uitu tidak ada. 50% orang yang mengalami halusinasi menyadari bahwa itu hanyalah persepsi palsu, dan sisanya lagi benar benar yakin bahwa apa yang mereka alami adalah nyata.

Halusinasi ini yang sering terjadi secara umumnya diantaranya

  • Mendengarkan suara saat tidak ada yang berbicara atau seperti ada yang berbisik di telinga kita. Suara atau bisikan ini kemungkinan positif, negatif, atau netral. Contoh negatif sepertiĀ  memerintahkan untuk melakukan sesuatu yang dapat membahayakan dirinya sendiri atau orang lain.
  • Merasa seperti ada serangga yang berjalan pada kulit kita.
  • Mendengarkan suara seperti ada yang memainkan musik, suara langkah kaki, suara yang membenturkan jendela atau pintu.
  • Melihat lampu, makhluk, atau benda yang tidak ada.
  • Mencium bau.

Terkadang, halusinasi itu kejadian yang normal. Misalnya, mendengar suara atau melihat orang yang dicintai yang baru saja meninggal bisa menjadi bagian dari proses berduka.

Baca Juga :  Perbedaan Antara Delusi dan Halusinasi

Jenis halusinasi diantaranya:

  1. Halusinasi auditory, Halusinasi ini merupakan jenis yang paling umum terjadi, Halusinasi yang mempengaruhi indra pendengaran dimana seseorang dapat mendengar suara seperti langkah kaki, bisikan seseorang atau ketukan berulang ulang.
  2. Halusinasi visual, jenis halusinasi ini menyebabkan seseorang yang mengalaminya melihat orang lain, benda atau objek objek lainnya yang sebenarnya tidak ada di sana.
  3. Halusinasi olfactor, jenis halusinasi ini mempengaruhi indera penciuman baik dalam bentuk wangi maupun bau yang tidak sedap pada diri sendiri, suatu objek, maupun orang lain.
  4. Halusinasi gustatory, jenis halusinasi ini mempengaruhi indra pengecap sehingga seseorang merasakan rasa tertentu. Hal ini sering terjadi saat seseorang mengalami epilepsi yang merasakan rasa permukaan besi pada lidah mereka.
  5. Halusinasi tactile, halusinasi yang terjadi pada indera peraba sehingga seseorang merasakan gejala seperti adanya langkah serangga, pergerakan organ dalam atau tangan seseorang menyentuh badan mereka.
  6. Halusinasi somatik, Jenis dari halusinasi tertuju pada saat seseorang yang merasakan tubuh mereka terluka parah seperti terasa tersayat atau patah tulang, Contohnya Penderita memeriksakan tubuhnya ke dokter karena adanya hewan yang mencoba menyerang tubuh mereka.

Lalu apakah Penyebab Halusinasi ?

Sebenarnya ada banyak faktor yang bisa memicu halusinasi diantaranya :

  • Obat obatan/Minuman Alkohol seperti ganja,kokain, PCP, amfetamin, heroin, ketamin, dan alkohol.
  • Delirium atau demensia, Masuk kejenis Halusinasi visual (penglihatan).
  • Epilepsi yang melibatkan bagian otak atau disebut lobus temporal (halusinasi bau paling sering terjadi)
  • Demam Tinggi, terutama pada anak-anak dan orang tua
  • Narkolepsi, gangguan yang menyebabkan seseorang jatuh ke masa tidur nyenyak)
  • Gangguan mental, seperti skizofrenia dan depresi psikotik
  • Seseorang dengan kebutaan atau Tuli
  • Penyakit parah, termasuk gagal hati, gagal ginjal, HIV / AIDS, dan kanker otak

Seseorang yang mulai berhalusinasi atau yang sudah melenceng dari kenyataan harus segera diperiksa oleh tenaga medis yang profesional. Banyak kondisi medis dan mental yang dapat menyebabkan halusinasi dapat dengan cepat menjadi keadaan darurat. Orang itu sebaiknya jangan dibiarkan sendiri.

Untuk penanganan biasanya mereka akan melakukan pemeriksaan fisik dan menjalani riwayat kesehatan. Mereka juga akan mengajukan pertanyaan tentang halusinasi Anda. Misalnya, berapa lama halusinasi telah terjadi, kapan terjadi, atau apakah Anda telah minum obat atau menggunakan alkohol atau obat-obatan terlarang.

MARI DISKUSI

Please enter your comment!
Please enter your name here