Muntaber pada Dewasa

Muntaber pada Dewasa

Serangan muntaber atau muntah yang disertai dengan berak, tidak hanya bisa menyerang anak-anak saja, namun faktanya orang dewasa juga bisa saja terserang gangguan kesehatan ini.

Menurut berbagai sumber medis, dikatakan bahwa muntaber merupakan suatu gangguan kesehatan yang menyerang organ pencernaan bagian bawah yang diikuti dengan gejala muntah serta berkali-kali buang air besar yang bisa saja diikuti dengan perubahan feses dari padat hingga berangsur-angsur lembek dan bisa berwujud cair.

Masih menurut sumber yang sama, dikatakan bahwa penanganan yang terlambat pada serangan muntaber ini, dapat mengakibatkan terjadinya keadaan gawat yang bisa mengancam nyawa.

Untuk memperkecil resiko yang bisa saja berdampak serius, ada baiknya jika mengetahui beberapa hal penting mengenai serangan muntaber pada dewasa, penyebab dan penanganan terbaik yang sebaiknya dipertimbangkan. Apa saja jenis dan macam tindakannya?

Penyebab muntaber pada dewasa

Berikut beberapa jenis dan macam penyebab muntaber pada dewasa sebagaimana diolah dari beberapa sumber, yaitu:

Toxin. Menurut berbagai jurnal medis, dikatakan bahwa beberapa jenis bakteri, virus ataupun parasit dan jamur yang masuk dan bertahan hidup pada saluran pencernaan bagian bawah, mengeluarkan semacam enzym yang sifatnya toxin atau beracun bagi tubuh manusia.

Masih menurut sumber yang sama, dikatakan bahwa enzym atau toxin yang dikeluarkan ini, merupakan salah satu bentuk mekanisme pertahanan diri organisme asing tersebut yang masuk kedalam tubuh.

Inflamsi. Toxin yang dikeluarkan oleh organisme asing ini, pada akhirnya menyebabkan iritasi, inflamasi dan akhirnya peradangan pada dinding-dinding usus.

Selain itu, toxin atau enzym yang dikeluarkan organisme asing ini dapat memicu terjadinya gerakan peristaltik usus secara tiba-tiba dan terus menerus, serta merangsang lambung untuk berkontraksi mengeluarkan seluruh isinya.

Baca Juga :  Penjelasan Dan Jenis Gangguan Delusi

Oleh karenanya, mereka yang terserang muntaber selalu merasakan mulas yang diikuti dengan muntah dan diare. Muntah yang disertai dengan diare ini, apabila dibiarkan berlarut-larut, dapat menyebabkan terjadinya dehiderasi.

Menurut beberapa staff medis yang berdinas di sebuah Puskesmas di Surabaya, dikatakan bahwa dehiderasi yang tidak kunjung mendapatkan penanganan segera, dapat menyebabkan pusing, penurunan tekanan darah dan akhirnya gagal jantung serta gagal pernafasan.

Penanganan muntaber pada dewasa

Tindakan penanganan muntaber pada dewasa yang hendaknya harus segera dilakukan antara lain:

Isotonik. Segera berikan larutan yang sifatnya isotonik, yaitu larutan yang sifatnya mudah diserap oleh tubuh karena memiliki tingkat kekentalan yang sama dengan cairan tubuh.

Beberapa jenis larutan yang sifatnya isotonik antara lain air kelapa muda, larutan gula-garam atau minuman isotonik kemasan yang memiliki kandungan ion penting.

Norit. Selain pemberian larutan elektrolit, tindakan yang bisa dilakukan adalah pemberian norit secara oral. Menurut beberapa sumber, dikatakan bahwa norit mengandung senyawa karbon aktif yang dapat menyerap segala racun pada dinding usus.

Pemberian norit hendaknya dilakukan paling tidak 20 menit sebelum pemberian larutan isotonik. Segera lakukan kunjungan medis ketika pemberian norit dan larutan isotonik selesai dilakukan.

Demikianlah beberapa hal penting mengenai serangan muntaber pada dewasa, penyebab dan penanganan terbaik yang sebaiknya perlu dipertimbangkan. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

MARI DISKUSI

Please enter your comment!
Please enter your name here