Penyakit Kencing Nanah – Penyebab, Gejala, Pencegahan dan pengobatan

Kencing Nanah atau Gonore adalah sebuah penyakit menular yang ditularkan melalui berhubungan seksual dengan orang yang sudah terinfkesi penyakit ini. Penyakit kencing bernanah atau Gonore ini bisa menyerang pria dan wanita.

Gonore juga dapat menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh yang terinfeksi, jadi jika wanita yang sedang hamil mengidap penyakit gonore ini bisa menularkan infeksi kepada bayinya pada saat melahirkan. Umumnya Penyakit Kencing Nanah ini mudah menyebar dan paling sering terjadi pada orang yang sering bergonta ganti pasangan seksual. Jadi tak heran Remaja yang aktif secara seksual merupakan salah satu tingkat tertinggi terkena infeksi penyakit ini.

Penyebab Kencing Nanah (Gonore)

Kencing Nanah atau Gonore disebabkan oleh Bakteri Neisseria gonorrhoeae, bakteri ini dapat tumbuh dan berkembang biak dengan mudah di selaput lendir tubuh anda. Bakteri gonore dapat tumbuh di organ yang lembab dan hangat seperti saluran reproduksi, termasuk leher rahim (pembukaan ke rahim), uterus (rahim), dan tuba falopi (saluran telur) pada wanita, dan di uretra (tabung yang membawa urin dari kandung kemih ke luar tubuh) pada wanita dan laki-laki. Bakteri juga bisa tumbuh di mulut, tenggorokan, dan anus.

Gejala Kencing Nanah (Gonore)

Biasanya seseorang yang terkena gonore ini tidak akan langsung memiliki gejala tertentu. Tetapi yang sering terjadi memerlukan waktu sekitar 2 sampai 10 hari atau bahkan 1 bulan setelah terinfeksi.

Gejala pada Pria

  • Penis mengeluarkan cairan berwarna keputihan atau kehijauan atau kekuningan seperti nanah.
  • Rasa sakit seperti terbakar saat buang air kecil.
  • Nyeri testis atau penis mengalami Pembengkakan.
  • Rasa terbakar di tenggorokan (Akibat oral seks)
  • Pembengkakan kelenjar di tenggorokan (Akibat oral seks)

pada pria gejala biasanya dirasakan 2-14 hari setelah terinfeksi.

Gejala pada Wanita

  • Pada saat buang air disertai Keputihan berwarna kekuningan atau kehijauan
  • Nyeri perut atau panggul bawah
  • Rasa sakit seperti terbakar saat buang air kecil
  • Konjungtivitis (mata gatal dan merah)
  • Pendarahan di luar periode menstruasi
  • Ada noda plek dari kemaluan setelah hubungan
  • Pembengkakan vulva (vulvitis)
  • Rasa terbakar di tenggorokan (karena oral seks)
  • Pembengkakan kelenjar di tenggorokan (karena oral seks)

Banyak para wanita dengan keputihan karena gonore berpikir mereka memiliki infeksi jamur dan mengobati dirinya sendiri dengan obat jamur yang dibeli bebas di apotek. Karena keputihan bisa menjadi tanda dari sejumlah masalah yang berbeda, yang terbaik adalah untuk selalu mencari saran dari dokter untuk memastikan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Baca Juga :  Vertigo, Sebab dan Penanganan

Apakah gonore bisa disembuhkan?

Ya, Gonore dapat diobati dan disembuhkan.

Pengobatan Kencing Nanah (Gonore)

Untuk mengobati kencing bernanah atau gonore ini anda perlu pergi kedokter agar diperiksa dan dokter akan memberikan antibiotik baik diminum maupun disuntik. Pasangan seksual pasien juga harus diperlakukan sama untuk mencegah infeksi ulang dan penyebaran yang lebih lanjut dari penyakit ini.

Bagaimana jika gonore tidak diobati?

Gonore yang tidak diobati dapat menyebabkan masalah serius dan permanen di perempuan dan laki-laki.

Pada wanita, jika tidak diobati, infeksi dapat menyebabkan penyakit radang panggul, yang dapat merusak tuba falopi (saluran yang menghubungkan ovarium ke rahim) atau bahkan menyebabkan kemandulan. Dan infeksi gonore yang tidak diobati bisa meningkatkan risiko kehamilan ektopik, suatu kondisi di mana sel telur dibuahi berkembang di luar rahim. Ini adalah kondisi yang berbahaya bagi ibu dan bayi.

Pada pria, gonore dapat menyebabkan epididimitis, suatu kondisi yang menyakitkan di testis yang kadang-kadang dapat menyebabkan kemandulan jika tidak ditangani. Tanpa pengobatan yang tepat, gonore juga dapat mempengaruhi prostat dan dapat menyebabkan jaringan parut di dalam uretra sehingga sulit buang air kecil. Ini juga merupakan kondisi yang berbahaya.

Gonore bisa menyebar juga ke darah atau sendi. Kondisi ini dapat mengancam jiwa. Orang dengan gonore juga dapat lebih mudah tertular HIV, virus yang menyebabkan AIDS. Orang dengan infeksi HIV dan gonore lebih berpotensi dibandingkan orang dengan infeksi HIV sendiri untuk menularkan HIV kepada orang lain.

Baca Juga :  HIV/AIDS - Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Apakah gonore mempengaruhi kehamilan dan persalinan?

Gonore pada wanita hamil dapat menyebabkan kelahiran prematur atau aborsi spontan (bayi gugur tanpa sebab yang jelas). Ibu yang terinfeksi dapat menularkan infeksi kepada bayinya karena bayi melewati jalan lahir selama persalinan. Hal ini dapat menyebabkan kebutaan, infeksi sendi, atau infeksi yang mengancam hidup bayi. Pengobatan gonore segera setelah terdeteksi pada wanita hamil akan mengurangi risiko komplikasi ini. Wanita hamil harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan obat yang tepat.

Pencegahan Kencing Nanah (Gonore)

  • Gunakan kondom dengan benar setiap kali melakukan hubungan seks.
  • Batasi jumlah pasangan seks.
  • Praktek pantang seksual, atau membatasi kontak seksual dengan satu pasangan yang tidak terinfeksi.
  • Jika Anda berpikir Anda terinfeksi, hindari kontak seksual dan segera periksakan diri ke dokter.

Gejala Herpes Genital seperti rasa terbakar saat buang air kecil atau sakit yang tidak biasa atau ruam harus menjadi sinyal untuk berhenti berhubungan seks dan berkonsultasi dengan dokter segera. Jika Anda diberitahu Anda mengalami gonore atau penyakit menular seksual lainnya dan Anda sedang menjalani perawatan, Anda harus memberitahu semua mitra seks Anda baru-baru ini sehingga mereka dapat menyadari potensi tertularnya dan pergi berobat juga ke dokter, mengingat komplikasi gonore pada wanita dan pria jika tidak diobati akan berujung buruk.

MARI DISKUSI

Please enter your comment!
Please enter your name here