Terapi Tertawa untuk Atasi Stress

Terapi Tertawa untuk Atasi Stress

Jika Anda merasa stress dan tertekan, cobalah untuk tertawa lebih sering. Berdasarkan situs webMD beberapa peneliti berpikir tertawa bisa menjadi obat terbaik, membantu Anda merasa lebih baik dan mengembalikan keceriaan Anda.

“Saya percaya jika seseorang bisa tertawa lebih banyak dalam hidup mereka, mereka akan mendapatkan lebih banyak,” kata Steve Wilson, MA, CSP, seorang psikolog dan terapi tertawa. “Mereka juga bisa menjadi lebih sehat.”

Namun para peneliti tidak yakin jika memang tertawa yang membuat orang merasa lebih baik. Rasa humor yang baik, perilaku yang positif, dan dukungan dari teman-teman dan keluarga mungkin memainkan peran juga. Memang penelitian mengenai keuntungan dari tertawa belum dilakukan.

Ketika kita tertawa, ada perubahan secara psikologis ketika kita tertawa. Kita meregangkan otot-otot pada wajah dan tubuh, saraf kita, tekanan darah menjadi naik, dan kita bernapas lebih cepat, mengirimkan lebih banyak oksigen ke jaringan-jaringan.

Baca Juga :  16 Hal Luar Biasa bagi Kesehatan Global Di Tahun 2017

Tawa juga dapat membakar kalori. Maciej Buchowski, seorang peneliti dari Vanderbilt University, melakukan penelitian kecil dimana dia mengukur jumlah kalori yang dikeluarkan ketika tertawa. Dan ternyata, dengan tertawa selama 10-15 menit membakar 50 kalori.

EFEK TERTAWA BAGI TUBUH

EFEK TERTAWA BAGI TUBUH

Pada beberapa dekade terakhir, para peneliti telah mempelajari efek tertawa terhadap tubuh dan menghasilkan beberapa informasi yang menarik mengenai bagaimana tertawa mempengaruhi kita.

  1. Aliran darah.
    Dengan tertawa membuat aliran darah menjadi normal.
  2. Respon kekebalan tubuh.
    Peningkatan stress berhubungan dengan penurunan respon sistem kekebalan tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kemampuan melucu dapat meningkatkan perlawanan infeksi bagi antibodi dalam tubuh dan meningkatkan jumlah sel-sel imun dengan baik.
  3. Tingkat kadar gula dalam darah.
    Sebuah studi terhadap 19 orang dengan diabetes menunjukkan efek tertawa terhadap tingkat kadar gula dalam darah. Setelah makan, sekelompok orang dengan diabetes mengikuti pelajaran yang membosankan. Keesokan harinya mereka memakan makanan yang sama kemudian menonton komedi. Setelah menonton komedi, tingkat kadar gula dalam darah grup tersebut menjadi lebih rendah dibandingkan ketika sehabis mengikuti pelajaran.
  4. Relaksasi dan tidur.
    Sebuah buku yang berisi pengalaman seseorang yang seringkali merasakan sakit tulang belakang, setelah menonton film komedi membuatnya merasa lebih baik. Dengan sepuluh menit tertawa memberikannya dua jam tidur tanpa merasa sakit.

MARI DISKUSI

Please enter your comment!
Please enter your name here