Update 1 April: 1.677 Konfirmasi Positif, 103 Sembuh dan 157 Meninggal

Update 1 april Covid19 Di Indonesia

Hingga 1 April 2020 total pasien konfirmasi positif Covid-19 mencapai 1.677. Total pasien sembuh 103 orang, dan 157 pasien meninggal.

Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat jumlah pasien Covid-19 yang sembuh di Indonesia telah mencapai 103 orang, sedangkan kasus positif menjadi 1.677 orang hingga Rabu (1/4) pukul 12.00 WIB.

Dibanding sehari sebelumnya, jumlah pasien sembuh bertambah sebanyak 22 orang dari 81 pasien, sedangkan kasus positif bertambah 149 orang dari 1.528 pasien.

“Ada penambahan kasus konfirmasi positif yang baru sebanyak 149 kasus. Sehingga total menjadi 1.677 orang. Saya mengingatkan kembali kepada kita semua bahwa kunci keberhasilan penanggulangan COVID-19 ini ada pada kita, karena itu patuhi betul dalam menjaga jarak,” ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Rabu (1/4).

Dari data sertebut, sementara pasien yang meninggal dunia bertambah 21 kasus. Sebelumnya pada Selasa (31/3), tercatat 136 orang meninggal dunia menjadi 157 orang. Data tersebut merupakan pembaruan yang dilakukan sejak Selasa pukul 12.00 WIB hingga Rabu pukul 12.00 WIB.

Gugus Tugas merincikan data positif Covid-19 di Indonesia yaitu Provinsi Aceh sebanyak lima kasus, Bali (25 kasus), Banten (152 kasus), Bangka Belitung (dua kasus), Bengkulu (satu orang), DI Yogyakarta 28 kasus), DKI Jakarta (808 kasus).

Selanjutnya di Jambi (dua kasus), Jawa Barat (220 kasus), Jawa Tengah (104 kasus), Jawa Timur (104 kasus), Kalimantan Barat (10 kasus), Kalimantan Timur (21 kasus), Kalimantan Tengah (sembilan kasus) Kalimantan Selatan (delapan kasus) dan Kalimantan Utara (dua kasus).

Kemudian di Kepulauan Riau (tujuh kasus), NTB (enam kasus), Sumatera Selatan (lima kasus), Sumatera Barat (delapan kasus), Sulawesi Utara (tiga kasus), Sumatera Utara (22 kasus), dan Sulawesi Tenggara (tiga kasus).

Adapun di Sulawesi Selatan (66 kasus), Sulawesi Tengah (dua kasus), Lampung (delapan kasus), Riau (tiga kasus), Maluku Utara dan Maluku masing-masing satu kasus, Papua Barat (dua kasus), Papua (10 kasus), serta satu kasus positif di Sulawesi Barat.

Sehingga total 32 provinsi di Indonesia telah terpapar penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV2 atau corona tersebut.

Kita sadari bahwa virus ini berpindah kerena dibawa oleh manusia. Kalau tidak terkendali akan menimbulkan permasalahan serius. Untuk itu pemerintah telah mendistribusikan 475.200 kit rapid test ke seluruh dinas kesehatan provinsi.

Tak hanya itu, lebih dari 6.500 spesimen yang dikirimkan ke 34 laboratorium di seluruh Indonesia. Spesimen itu selanjutnya digunakan untuk menentukan diagnosa dari pemeriksaan PCR.

“Lebih dari 349 ribu APD telah terdistribusi dan terus akan kami lakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan yang menjadi lini terdepan. 360 rumah sakit rujukan telah disiapkan baik itu RS pemerintah, RS TNI Polri, RS BUMN, maupun RS swasta,” ucapnya.

Pemerintah, lanjut dr. Achmad, akan melangkah lebih agresif lagi untuk menemukan kasus baru dan kemudian melakukan isolasi agar bisa memutus secara tegas rantai penularan yang lebih luas.

 

MARI DISKUSI

Please enter your comment!
Please enter your name here